Pengertian Dan Ciri-Ciri Surat Makkiyyah Dan Madaniyyah

Artikel terkait : Pengertian Dan Ciri-Ciri Surat Makkiyyah Dan Madaniyyah

A. Pengertian Surat Makkiyah dan Madaniyah
Telah disebutkan didalam kitab mabahits fi ulum Al-Qur'an karya Manna' Khalil Al-Qaththan, beliau mengemukakan bahwa ada tiga perspektif dalam mendefinisikan terminologi Makkiyah dan Madaniyyah, ketiga perspektif tersebut adalah masa turunnya Al-Qur'an, tempat turunnya Al-Qur’an dan obyek pembicaraan Al-Qur'an.


Pertama:  Dari perspektif masa turunnya al-Qur'an didefinisikan bahwa :
Makkiyah ialah ayat-ayat yang diturunkan sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah  ke  Madinah,  meskipun   bukan    turun    di  Mekah.  Sedangkan  Madaniyyah  adalah   ayat-ayat  yang diturunkan  sesudah  Nabi  SAW hijrah ke Madinah, meskipun  tidak  turun di Madinah.. 

Kedua:  Dari perspektif tempat turunnya Al-Qur’an didefinisikan bahwa:
Makkiyah ialah ayat-ayat  yang  turun di Mekah  dan sekitarnya seperti  di Mina,  Arafah  dan  Hudaebiyah,  sedangkan  Madaniyyah adalah  ayat-ayat  yang  turun  di  Madinah  dan  sekitarnya seperti Uhud, Quba dan Sul'a.

Ketiga: Dari perspektif obyek pembicaraan Al-Qur’an didefenisikan bahwa:
Makkiyyah ialah ayat-ayat yang khithab-nya ditunjukkan  kepada penduduk  Mekkah  dan  Madaniyyah ialah ayat-ayat  yang khithab-nya ditunjukkan pada penduduk Madinah.

Dari definisi diatas, maka yang dimaksudkan adalah bahwa surah atau ayat yang dimulai dengan “ YA AIYUHANNASU” adalah Makkiyah, karena penduduk Mekah pada waktu itu umumnya masih kafir, sekalipun seruan itu ditujukan pula kepada selain penduduk MekKah. Sedang surah atau ayat  yang dimulai dengan “ YA AIYUHALLAZI NA AMANU” adalah madaniyah, karena penduduk Madinah pada waktu itu umumnya sudah beriman, meskipun seruan itu ditujukan kepada selain penduduk Madinah.

B. Ciri-ciri Surat Makkiyyah Dan Madaniyyah

Ciri-ciri Surat Makiyah adalah sebagai berikut:
1) Memiliki ayat atau suku kata yang pendek-pendek
2) Kata-kata yang dipergunakan dalam ayat tersebut sangat mengesankan
3) Kalimat yang dipergunakan tergolong fasih dan baligh
4) Di dalam setiap surat terdapat lafadz “kalla” dan “ya ayyuhannassu”
5) Ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Mekkah berisikan tentang ajakan untuk bertauhid, beribadah kepada Allah SWT, serta meninggalkan segala bentuk peribadatan kepada yang selain Allah SWT
6) Ayat-ayat Makiyyah mengisahkan tentang para nabi dan kehidupan umat-umat terdahulu
7) Pembuktian tentang risalah Allah SWT
8) Menjelaskan  tentang kebenaran akan adanya hari kebangkitan dan hari pembalasan
9) Menjelaskan tentang kedatangan hari kiamat serta surga dan neraka
10) Argumentasi yang ditujukan adalah untuk orang-orang musyrik yaitu dengan mempergunakan bukti-bukti rasional serta ayat-ayat kauniyah.

Ciri-Ciri Surat Madaniyyah adalah sebagai berikut:
1) Surat atau ayat yang tergolong Madaniyyah mempergunakan kata-kata atau kalimat yang bermakna mendalam, kuat, dan kokoh
2)  Mempergunakan kalimat-kalimat ushul serta ungkapan syari’ah
3) Terkandung seruan “Ya ayyuhalladzina aamanuu”
4) Ayatnya panjang-panjang dan menggunakan gaya bahasa yang dapat menjelaskan tujuan dari ayat tersebut serta dapat memantapkan syariat
5) Disebutkan tentang orang-orang munafik, kecuali surat Al-Ankabut
6) Terdapat dialog yang terjadi dengan para ahli kitab
7) Berisi tentang hukum dan perundang-undangan.

Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam