Menyedihkan! Inilah Detik-Detik Datangnya Hari Kiamat

Artikel terkait : Menyedihkan! Inilah Detik-Detik Datangnya Hari Kiamat


Hari kiamat merupakan rukun iman yang kelima, yaitu percaya kepada hari kiamat. Apakah hari Kiamat itu benar-benar akan terjadi? apakah kita sudah siap untuk menghadapinya? Karena bagi seorang mukmin, keyakinan akan datangnya hari kiamat merupakan sesuatu yang tidak bisa ditawar, ini merupakan janji Allah SWT yang Maha benar. Bahkan didalam Al-Qur’an pun banyak sekali disebutkan  peristiwa-peristiwa ataupun kejadian-kejadian yang akan dilalui manusia pada akhir zaman nantinya.


Peristiwa hari kiamat telah Allah sebutkan didalam Al-Qur’an Surah Al-Qariah ayat 1-11:
Artinya: “Hari Kiamat, apakah hari Kiamat itu? Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai-anai yang bertebaran, dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas”. (QS. Al-Qariah: 1-11)

Sungguh telah kufur bagi ummat manusia yang menafikan tanda-tanda hari kiamat.  seperti adanya Imam Mahdi, keluarnya Dajjal, Turunnya Isa AS, Ya’juj dan Ma’juj dan tanda-tanda kiamat lainnya.
Salah satu tanda kiamat yang paling dekat adalah keluarnya dajjal. Yaitu simata satu (buta). dan diantara kedua matanya tertulis “Kaffara” yang artinya “kafir”. 

Dajjal merupakan makhluk yang sangat berbahaya bagi ummat islam. pada hari itu dia diberi kemampuan yang sangat luar biasa oleh Allah SWT, untuk menguji dirinya dan manusia lain. ia berkata kepada langit: turunkan hujan, maka hujan pun turun, dan berkata pada bumi: tumbuhkan tumbuh-tumbuhan, maka seketika itu pula tumbuh-tumbuhan akan tumbuh. Ia dapat membunuh orang sampai mati, dan seketika itu dapat menghidupkan kembali. ia dapat membuat surga dan neraka sementara, untuk disuruh pilih kepada manusia. Yang mau mengikutinya dan mengakui dajjal sebagai Tuhan maka akan masuk kedalam surganya dajjal. Sedangkan manusia yang tidak mau mengikutinya maka akan masuk kedalam nerakanya. Namun kekuasaannya itu hanya berlaku sesaat. Setelah ia mengajak manusia untuk mengikutinya, maka setelah itu manusia yang mengkutinya akan sengsara dunia dan akhirat. Dan manusia yang tidak mengikutinya (yang mau masuk nerakanya dajjal) maka dialah orang-orang yang beruntung yang selamat didunia dan diakhirat. 

Kemudian setelah Dajjal berkuasa dan berbuat kerusakan yang marajalela dimuka bumi ini, lalu turunlah Nabi Isa AS untuk membunuh dajjal. Kemuidan dajjal dibunuh oleh Nabi Isa AS, maka hiduplah Nabi Isa selama 40 tahun, kemudian Allah SWT mewafatkannya dan beliau disalati oleh banyak kaum muslimin. (HR. Ahmad). 

Setelah itu datanglah tanda-tanda kiamat besar berikutnya secara berurutan dengan cepat, karena jika sudah datang salah satu dari tanda kiamat besar ini, maka yang lain mengiringinya dengan cepat sampai datangnya hari akhir.
 
Rasulullah SAW Bersabda:
“Tanda- tanda kiamat yang besar itu bagaikan mutiara-mutiara yang dirangkai pada sebuah tali, jika tali itu dipotong, maka lepaslah sebagian mutiara mengiringi sebagian yang lain”. (HR.Ahmad)

Nah diantara tanda-tanda paling akhir datangnya hari kiamat (kiamat kubra) setelah datangnya Yakjuj dan Makjuj adalah:

1) Terjadinya tiga penenggelaman di bumi.
Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW: ”Diantara tanda- tanda kiamat kubro adalah tiga penenggelaman, yaitu penenggelaman di arah timur, penenggelaman di arah barat, dan penenggelaman di Jaziratul Arab”. (HR. Muslim)

2) Keluarnya kabut asap yang akan menutupi seluruh manusia
Sebagaimana Firman Allah SWT didalm Al-Qur’an surah Ad-Dukhan ayat 10-11:
“Tunggulah suatu hari ketika langit itu membawa kabut yang sangat nyata, menutupi semua manusia, inilah adzab (Allah ) yang pedih.” (QS. Ad-Dukhan 10-11)
Rasulullah SAW bersabda: “Bergegaslah untuk beramal kebajikan sebelum datangnya  enam perkara, yaitu keluarnya dajjal, kabut yang menutupi manusia…” (HR.Muslim)

3) Matahari keluar dari arah barat
Pada saat matahari keluar dari arah barat, maka saat itulah manusia berbondong-bondong untuk bertaubat kepada Alah SWT, tetapi taubat mereka tidak diterima lagi oleh Allah SWT.
Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW: “Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga matahari terbit dari arah barat, maka ketika manusia melihatnya, mereka semua beriman, dan saat itulah keimanan tidak bermanfaat lagi bagi jiwa.” (HR. Bukhari)

4) Keluarnya binatang melata yang dapat berbicara
Sebagaiman Firman Alah SWT didalam Al-Qur’an surah An-Namlu ayat 82:
“Apabila telah jatuh perkataan (janji Kami) atas mereka, maka kami akan keluarkan binatang melata dari bumi, binatang itu berkata kepada mereka bahwa sesungguhnya manusia itu tidak meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. An-Namlu)

5) Keluarnya api dari Yaman yang menggiring manusia ke mahsyar.
Rasulullah SAW bersabda: “Dan akhir dari semua (tanda kiamat) itu adalah api yang keluar dari Yaman yang akan menggiring manusia ke mahsyar (tempat berkumpul) mereka.” (HR.Muslim)

Pengertian Mahsyar disini adalah tempat berkumpulnya manusia sebelum kiamat terjadi, dan bukanlah yang dimaksud adalah padang mahsyar setelah mati, sebagaimana disepakati oleh  jumhur  ulama seperti disebutkan oleh al-Qurtubi, Ibnu Katsir, Ibnu Hajar, dan lainnya.
Api yang besar itu akan menggiring dan mengumpulkan Manusia sebelum kiamat ke negeri Syam dengan 3 (tiga) cara.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda tentang api ini:
“Kesinilah kalian akan dikumpulkan, kesinilah kalian akan dikumpulkan, kesinilah kalian akan dikumpulkan. Kalian dikumpulkan dengan 3 cara, ada yang dengan berkendara, ada yang berjalan kaki, dan ada yang berjalan dengan wajah- wajah mereka.”  Ibnu Abi Bukair berkata: ”Rasulullah berisyarat dengan tangannya ke negeri Syam sambil berkata, kesinilah kalian akan dikumpulkan.” (HR.Ahmad)

Semoga dengan mengetahui kejadian ini, kita akan semakin kuat keimanan kita kepada Allah SWT, Dan bertaubatlah sebelum datangnya hari kiamat, karena jika matahari terbit disebelah barat, maka tidak ada gunanya lagi kita bertaubat. Wallahu a’lam bissawab….



Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam