Seram! Beginilah Kisah Keluarnya Dajjal Diakhir Zaman

Artikel terkait : Seram! Beginilah Kisah Keluarnya Dajjal Diakhir Zaman

Salah satu tanda datangnya hari kiamat adalah munculnya dajjal. Siapakah dajjal itu? Dajjal adalah seorang pemuda perkasa (kekar dan berambut keriting), ia bertubuh pendek, besar, matanya menyala-nyala, diantara kedua matanya terdapat huruf “kaf…fa…ra…” yang berarti “kafir”. Dajjal adalah salah satu mkhluk yang menyebarkan fitnah, yang menjerumuskan manusia yang lemah imannya agar keluar dari jalan Allah SWT.

Dajjal juga dikenal dengan sebutan “si mata satu”. karena  mata sebelah kirinya tidak berfungsi (buta). Kerusuhannya pada hari akhir yang menimpa manusia sangat dahsyat. Ia mengakui dirinya sebagai Tuhan. Kedua tangannya memiliki mukjizat yang dianugerahkan Allah SWT sebagai cobaan baginya dan manusia.


Pada hari akhir dajjal diberi kekuasaan oleh Allah SWT untuk menguji dirinya dan manusia lain. Ia berkata pada langit: ”Turunkan hujan”. Maka seketika itu turunlah hujan. Dan berkata pada bumi: "keluarkan tumbuhanmu dan kekayaanmu". Maka keduanya keluar seketika. Ia dapat membunuh seseorang dan dengan mudahnya ia dapat menghidupkannya kembali. Ia  juga dapat menjelajahi seluruh penjuru bumi, tak satupun  daerah yang  luput dari kunjungannya dan kerusakan yang disebabkannya, Kecuali kota suci Mekkah Almukarramah dan Madinah Almunawwarah. Setiap kali ia hendak memasuki dua kota tersebut, tidak bisa! Karena para Malaikat telah menjaganya. Ia pun kembali dengan hati kecewa. 

Dajjal akan keluar dari sebuah tempat di antara Syam dan Iraq. Kemunculan pertamanya adalah di kota Ashbahan. Saat itu ia diikuti oleh sekitar tujuh puluh ribu Yahudi, dan orang-orang bejat. Kerusakan melanda di sebelah kanan dan kiri jalan yang dilaluinya.

Wahai Hamba Allah: “Berpegang teguhlah dalam iman dan jangan berpaling”. Kemudian kami bertanya: “Berapa lama ia tinggal di bumi?” Empat puluh hari. Seharinya saja bagaikan setahun, sehari seperti sebulan, sehari seperti seminggu, dan yang lainnya sama seperti hari-hari biasanya. Jelas Rasulullah SAW. kemudian Kami lanjut bertanya: “Bagaimana dengan sehari yang sama dengan setahun, cukupkah dengan shalat satu hari saja?” Rasul menjawab: “Tidak, tapi kira-kiralah sesuai kadarnya (hari-hari biasa). Kemudian kami bertanya lagi: “Seperti apa kecepatannya di bumi?” Rasul berkata: “Seperti rintik hujan yang diterpa angin. 

Dia datang pada suatu kaum dan menyeru mereka. Kaum itu lantas mengimaninya dan mengikutinya. Ia membawa surga yang sebenarnya adalah neraka,dan membawa neraka yang sebenarnya adalah surga.
Rasulullah SAW Bersabda:  “bahwa suatu saat ketika Dajjjal muncul, akan ada seorang laki laki mu’min yang hendak menemuinya.Tetapi ia di hadang oleh pengikut dajjal itu. Para  pengikut dajjal pun bertanya kepada lelaki mu’min itu :”mau kemanakah kamu?”
“aku akan mendatangi dajjal yang telah muncul” jawab lelaki tersebut.
“Apakah kamu tidak mempercayai tuhan kami?” para pengikut dajal kembali bertanya.
“Tuhanku adalah Allah, tidak ada keraguan padaku”
“bunuhlah orang ini!” kata pengikut dajjal.
Lalu,sesama  dajjal mengatakan:“Bukankah tuhan kita(Dajjal) melarang untuk membunuh manusia tanpa ada di hadapannya?”

Akhirnya, mereka membawa lelaki mu’min tersebut kepada dajjal yg di sebut sebagai tuhannya. Maka dihadapkanlah lelaki tersebut kepada dajjjal dan manusia biasa pun menyaksikannya. 

Ketika lelaki itu melihat dajjal, ia berkata: “wahai manusia sekalian, ini adalah dajjal yang pernah di tuturkan Rasulullah SAW. Kemudian dajjal memerintahkan untuk membelenggu lelaki tersebut, setelah di belenggu,dajjal memerintahkan:”siksa dan belahlah tubuhnya!”.Maka punggungnya dipisahkan dari perutnya. Lalu dajjal bertanya kembali kepada lelaki yang disiksa itu: “apakah kamu masih juga  tidak mempercayaiku?” kata dajjal.
“kamu memang dajjal, si pembohong besar!”jawab lelaki itu.

Lalu dajjal menyuruh kepada anak buahnya untuk menggergaji lelaki itu. Lelaki itu di gergaji diantara kedua pangkalnya,hingga tubuhnya terbelah menjadi dua. Setelah itu,dajjal berjalan diantara dua belahan tubuh itu, lalu dajjjal berkata: bangkitlah! Maka tubuh itu kemudian bangkit kembali.  Dajjal pun bertanya lagi: “sekarang bagaimana, apakah kamu mempercayaiku?”
“Aku hanya semakin percaya bahwa kau adalah dajjal, dan Tuhanku hanyalah Allah! jawab lelaki itu.
Kemudian lelaki itu berkata: ”Wahai manusia sekalian, setelah aku ini,dajjal tidak lagi menyiksa seseorang”.
Lalu laki-lati tersebut dipegang oleh dajjal dan di sembelih olehnya, tetapi tiba-tiba lehernya tertutup oleh tembaga, sehingga dajjal tidak bisa menyembelihnya lagi. Akhirnya,dajjal memegang kedua tangan laki-laki itu dan dilemparkannya lah kedalam neraka.

“Wahai manusia! lihatlah manusia ini yang tidak mempercayaiku, jika kalian sama seperti orang ini, maknasibmu akan sama seperti dirinya.” Kata dajjal.
Orang-Orang mengira bahwa lelaki itu dilemparkan ke  neraka, tetapi pada hakekatnya dia dilemparkan kedalam surganya  Allah SWT.

Itulah orang-orang yang agung kesaksiannya disisi Allah SWT, Tuhan semesta alam. Sesungguhnya itu semua adalah tipuan dajjal, yang menguji iman manusia. Maka hati-hatilah kita apabila sampai kedatangan dajjal (na’udzubillah), kita jangan sampai tertipu oleh surganya dajjal. Ingatlah, sebenarnya api yang membara pada neraka dajjal itu adalah sebuah kesejukan.

Sebagaimana yang disebutkan didalam Sabda Rasulullah SAW: “Tak seorang Nabi pun yang tidak mengingatkan umatnya akan datangnya si mata satu pembohong itu. Ia buta, tapi Tuhan kaIian tidak. Di dahinya tertuIis kafffara artinya kafir terbaca oleh setiap muslim.  Sabda Rasulullah SAW: “Dajjal muncul membawa air dan api. Sesuatu yang terIihat manusia sebagai air, sebenamya itu
adalah api, dan sebaliknya yang terlihat  oleh manusia sebagai api, itu sebenarnya adalah air yang sejuk dan tawar. Siapa saja yang mengalaminya di antara kaIian, maka ambillah yang terlihat seperti api karena sebenamya ia adalah air tawar yang baik.”

Oleh karena itu, kita juga harus senantiasa berdo’a kepada Allah SWT agar terhindar dari fitnah dajjal dan tidak mengalami hari kiamat. Bacalah selalu surat Alkahfi agar kita selamat dari fitnah dajjal. Amiin Ya Rabbal ‘Alamiin…

Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam