Wahai Istri, Izinkanlah Suamimu Berpoligami

Artikel terkait : Wahai Istri, Izinkanlah Suamimu Berpoligami



Islam sangat mengenal istilah poligami, karena poligami merupakan salah satu anjuran dalam islam bagi laki-laki yang mampu melaksanakan tugasnya dengan adil sebagai seorang suami. Poligami ini dikhususkan bagi pria, sedangkan wanita tidak ada yang namanya berpoligami. Poligami adalah memiliki istri lebih dari satup ada waktu yang sama. Artinya apabila sisuami sudah menikah, kemudian beberapa bulan ataupun beberapa tahun kemudian suami tersebut menikah lagi dengan wanita lain. Sedangkan istri pertama tidak ia ceraikan dan tetap menjadi istri pertama dan ditambah satu lagi dengan istri keduanya. Ataupun ada istri ketiganya lagi. Namun yang istri pertama dan keduanya tidak ia ceraikan. Itulah yang disebut dengan istilah poligami atau beristri banyak (lebih dari satu, kurang dari empat). 



Memang bagi seorang istri ketika mendengar kata poligami, pastinya hati mereka akan hancur seakan-akan dunia ini hancur berkeping-keping. karena mereka merasa bahwa suami mereka tidak adil dan sangat kejam kepada mereka. Sehingga  rumah tangga mereka sedikit demi sedikit akan ambruk karena si istri merasa tidak dihargai lagi. Oleh karena itu apa yang terjadi? Sungguh perceraian yang akan menyusul nantinya. 

Banyak sekali suami yang ingin menikah lagi atau berpoligami, akhirnya berujung kepada perceraian dengan istri pertamanya. Karena sang istri merasa tidak dihargai lagi oleh sang suami. Sehingga sang istri tidak ikhlas menerima suaminya menikah lagi. Maka terjadilah yang namanya perceraian. Padahal perbuatan sang istri tersebut merupakan perbuatan yang dilarang oleh Allah. Karena telah melarang suaminya menjalankan perintah Allah dan sunnah Rasulullah. Poligami merupakan salah satu perntah yang dianjurkan oleh Allah SWT bagi orang-orang yang mampu dsan adil. Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT didalam Al-Qur’an surah An-Nisa’ ayat 3:


Artinya: “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap hak-hak perempuan yatim (bila mana kamu mengawininya), maka kawinlah wanita-wanita lain yang kamu senangi : dua, tiga, empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka kawinilah seorang saja. Atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.” (QS. An-Nisaa’ : 3)

Dari ayat tersebut jelas disebutkan bahwasannya Allah membolehkan laki-laki untuk menikahi dua istri, atau tiga, bahkan empat istri sekaligus boleh ia nikahi. asalkan dengan syarat suami tersebut harus berlaku adil kepada keempat-empat istrinya. Adil terhadap nafkah lahir dan bathin.  Namun apabila anda seorang suami tidak mampu untuk berlaku adil terhadap istri-isrimu maka kawinilah satu saja diantara mereka. Karena jika anda menelantarkan istri anda itu artinya anda telah melanggar perintah Allah.  Untuk apa kita melakukan hal sunat sedangkan yang wajib kita tinggalkan. Sama artinya untuk apa kita berpoligami jika kita tidak bisa berlaku adil. Yang dimaksud adil disini adalah adil dalam memberi nafkah lahir dan bathin (termasuk dalam jatah giliran malam). Jika sisuami tersebut tidak berlaku adil maka dia akan mendapat siksaan diakhirat kelak. 

Hal ini sesuai dengan Hadis Rasulullah SAW:                                               
Artinya ; “Barang siapa yang mempunyai dua orang istri lalu cenderung kepada salah satu dari keduanya dibandingkan yang lainnya, maka ia akan datang di hari kiamat dengan menarik salah satu dari kedua pundaknya dalam keadaan jatuh atau condong.” (HR. At-Turmidzi)

Sungguh beratnya siksaan bagi suami yang berpoligami namun ia tidak dapat berlaku adil terhadap istri-istrinya. Jika anda para suami mampu dan dapat berlaku adil maka kawinilah wanita-wanita yang kamu sukai boleh dua, tiga dan empat, dan tidak melebihi dari empat. Dan jika tidak mampu maka kawinlah dengan seorang saja. Dan kepada para istri, jika suami mu ingin berpoligami maka izinkanlah dia, ikhlaskanlah dia untuk melakukan poligami karena poligami merupakan anjuran dari Rasulullah SAW. Jika kita ikhlas dan meridhai suami kita berpoligami insya Allah surga akan merindui kita. Subhanallah!


Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam