Hukum Mencukur Atau Merapikan Alis Dalam Islam

Artikel terkait : Hukum Mencukur Atau Merapikan Alis Dalam Islam



Kecantikan merupakan hal yang paling lumrah bagi wanita, dia merupakan kodrat yang tidak bisa dipisahkan pada diri wanita. Banyak wanita yang menginginkan untuk selalu tampil cantik. Bahkan macam cara ia lakukan agar wajahnya dapat terlihat mempesona. Salah satunya adalah dengan mencukur alis atau merapikannya. 

Tidak jarang lagi kita lihat wanita yang mencukur alis. Terutama para pengantin wanita. Banyak pengantin wanita yang minta dicukur alis saat merias wajahnya agar alisnya rapi dan sesuai dengan tata rias wajahnya. Padahal sebenarnya perbuatan tersebut sangat-sangat dilarang dalam agama. Bukan hanya pengantin wanita saja yang mencukur alisnya Bahkan pada umumnya semua wanita sudah banyak mencukur alis atau merapikannya. Lebih-lebih wanita yang berkarier. Ada yang mencukur alisnya sedikit saja atau hanya sekedar merapikannya. Ada pula wanita yang mencukur alis sampai habis kemudian menggunakan pensil alis nutuk membentuk sesuai dengan keinginan mereka. Astaghfirullah! Bermacam cara orang lakukan agar ia tampil cantik. Namun mereka tidak mengetahui apakah perbuatan tersebut diperbolehkan dalam agama atau dilarang. Berikut akan dijelaskan hukum mencukur atau merapikan alis dalam islam.


Hukum Mencukur Atau Merapikan Alis Dalam Islam

Perlu kita ketahui bersama bahwa mencukur alis adalah salah satu bentuk merubah ciptaan Allah. Lihat saja ketika seseorang  mencukur alisnya. Dia dapat mengubah alisnya yang tebal menjadai tipis, dari alis yang besar menjadi kecil, dan dari alis yang berantakan menjadi rapi. Bukankah itu merubah ciptaan Allah? Allah memberikan ia alis yang tebal kemudian ia cukur menjadi tipis. Itu merupakan salah satu bentuk  merubah ciptaan Allah.
Merubah ciptaan Allah hukumnya adalah haram. Karena itu merupakan perbuatan syaitan. Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT didalam Al-Qur’an surah An-Nisa’ ayat 119:
Artinya: “Sungguh aku akan perintahkan mereka untuk mengubah ciptaan Allah.” (QS. An-Nisa: 119).

Nah iblis mencari berbagai macam cara untuk menggoda kita agar kita merubah ciptaan Allah SWT. Karena iblis telah berjanji ketika diusir oleh Allah Ta’ala dari surgaNya, untuk menyesatkan semua hamba-hamba Allah, kecuali mereka yang kuat imannya. Hal ini sesuai dengan Firman Allah SWT didalam Al-Qur’an surah Shad ayat 82-83:
Artinya: “Iblis berkata, Aku bersumpah dengan Keagungan-Mu ya Allah, sungguh aku akan sesatkan mereka semua. kecuali para hamba-hambaMu diantara mereka yang baik imannya.” (QS. Shad: 82- 83).

Dari ayat tersebut jelas bahwa salah satu misi dan ambisi besar iblis adalah untuk menyesatkan manusia. Yaitu menggoda manusia agar mereka mengubah ciptaan Allah. Namun ada sebagian besar yang sudah terjebak dengan rayuan iblis yaitu wanita yang mencukur alisnya. Jadi jika ada diantara kita yang mencukur alis berarti ia sudah menjadikan iblis sebagai temannya, dan siapa saja yang berteman dengan iblis maka pada akhirnya ia sama-sama masuk neraka jahannam. Nauzubillah!
Rasulullah SAW pun sangat-sangat melarang ummatnya untuk mencukur alis. Hal ini sesuai dengan 
Hadis Rasulullah SAW:
Artinya: “Rasulullah SAW melaknat wanita yang menghilangkan bulu alis dan yang meminta dihilangkan bulu alisnya.” (HR. Abu Dawud)
“Allah melaknat tukang tato, orang yang ditato, dan orang yang merenggangkan gigi untuk kecantikan yang mengubah ciptaan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari dalil-dalil diatas dapat disimpulkan bahwa hukum merubah ciptaan Allah (mencukur alis) adalah haram. Bahkan Allah SWT dan Rasulullah SAW melaknat orang-orang yang melakukan perbuatan yang mengubah ciptaan Allah. Nauzubillah! Semoga kita terhindar dari hal-hal tersebut.
Oleh karena itu jadilah kita pribadi yang lebih baik. yang selalu bersyukur kepada Allah SWT terhadap apa yang diberikan olehNya. Karena Allah menciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Subhanallah!
 
Demikian, semoga bermanfaat!



Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam