Bolehkan Adik Menikah Mendahului Kakaknya Yang Perempuan?

Artikel terkait : Bolehkan Adik Menikah Mendahului Kakaknya Yang Perempuan?



Pernikahan merupakan hal yang sangat dianjurkaan oleh Allah SWT. Apabila seseorang sudah mempunyai kemampuan untuk menikah maka disunnatkan untuk segera menikah. Menikah adalah suatu akad yang menghalalkan antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan dengan syarat dan ketentuan-ketentuan tertentu. 

Pernikahan ini merupakan suatu hal yang sangat diinginkan dan dinanti-nantikan oleh setiap insan. Semua orang ingin segera menikah. Namun adakalanya orang tersebut cepat mendapatkan jodohnya tanpa menunggu penantian yang panjang. Adakalanya ia telat menemukan pasangan hidupnya dengan penantian yang cukup lama. Kita tidak perlu risau, karena itu semua telah diatur dan ditakdirkan oleh Allah SWT. manusia hanya bisa menjalankan kapan waktunya akan tiba. 

Nah bagaimana jika seorang adik telah mendapatkan jodohnya dan ingin melangsungkan pernikahan, namun sang kakak belum mempunyai jodoh. Apakah boleh sang adik menikah mendahului kakaknya yang belum menikah? Bagaimana islam memandangnya? Berikut penjelasannya:



Apabila seseorang sudah mempunyai kemampuan untuk menikah, maka bersegeralah menikah ia menikah. hal ini sesuai dengan Hadis Rasulullah SAW:
“Dari Ali bin Abi Thalib mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda kepadanya: “Wahai Ali ada tiga perkara, maka janganlah engkau menunda-nundanya. Pertama shalat jika telah datang waktunya, kedua jenazah jika telah tiba, dan ketiga menikahkan seorang wanita yang belum menikah , jika engkau telah mendapatkan pasangan yang cocok dengannya.” (HR. At-Turmidzi)

Dari Hadis tersebut jelas bahwa apabila seseorang sudah mempunyai kemampuan dan menemukan pasangan hidupnya maka disuruh segera untuk menikah. jangan ditunda-tunda. Karena penundaan dalam hal menikah akan mengakibatkan terjadinya perzinaan. Nauzubillah!
Namun bagaimana jikalau hal ini terjadi pada sang adik yang ingin menikah namun kakaknya belum menikah. Apakah dalam hal ini sang adik harus menunda pernikahannya sampai kakaknya menemukan jodohnya.

Allah SWT telah menciptakan manusia berpasang- pasangan. dan semua itu telah tertulis di lauh mahfuz kapan akan tiba saatnya kita menikah, bukankah disaat kita berada didalam kandungan ibu kita Allah telah menetapkan itu semua yaitu : langkah, rezeki, jodoh dan maut. Hal tersebut merupakan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. oleh sebab itu, maka apabila seseorang sudah menemukan jodohnya, maka Allah memerintahkan untuk segera menikah, sekalipun itu sang adik. 

Mengenai anggapan-anggapan yang timbul dimasyarakat bahwa apabila seorang adik menikah mendahului kakaknya, maka otomatis pernikahan adik tersebut dapat menghambat sang kakak telat menemukan jodohnya. Ini merupakan anggapan yang sering timbul dimasyarakat. Padahal anggapan tersebut bukanlah suatu alasan dalam hukum islam. yang menyebabkan pernikahan dapat ditunda. Oleh karena itu didalam islam tidak terdapat larangan sang adik untuk menikah bila masih ada kakak yang belum menikah. 

Namun walaupun demikian, kita sebagai seorang adik yang lebih muda wajib menghormati sang kakak yang lebih tua. Sebelum menikah kita terlebih dahulu meminta izin kepada sang kakak untuk memohon doa restu dipernikahannya nanti. Dan ada baiknya kita memberikan sesuatu kepada sang kakak berupa hadiah untuk menghibur hati dan perasaan sang kakak yang belum menemukan jodohnya. Hal ini sangat dianjurkan dalam agama islam. 

Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW:
“Hendaknya kalian saling memberi hadiah, karena hadiah dapat menghilangkan kebencian yang ada dalam dada.” (HR. At-Turmidzi).
Oleh karena itu sebagai kakak yang baik kita pastinya  ingin membahagiakan keluarga kita. kita tidak mau kan gara-gara kita belum kunjung dapat jodoh, maka adik kita yang menjadi korbannya. Yaitu menunda pernikahan sang adik. Jika adikmu lebih duluan mendapatkan jodoh. Maka izinkanlah dia untuk menikah, restui dia dan berdoalah yang terbaik buat dia. Bukan malah membenci dia dan memusuhi dia. 

Memang seorang kakak merasa malu apabila adiknya mendahuluinya menikah . belum lagi mendapat ejekan-ejekan dari masyarakat, teman dan tetangga. Bersabarlah kita wahai sang kakak! Allah SWT telah menguji kita, sebatas mana kita mampu untuk bersabar. Percayalah jodoh kita telah ditentukan oleh Allah SWT dan yakinlah bahwa suatu saat nanti kita pasti akan dipertemukan olehNya. Berdolah kepada Allah selalu agar kita diberi ketabahan dan kesabaran dalam menanti. Jangan hiraukan omongan-omongan orang. Omongan tersebut merupakan cobaan bagi kita. Dan kepada sang adik hargailah perasaan kakakmu, hiburlah dia selalu, bantulah ia untuk mencari pasangan hidup, serta doakanlah ia. mudah-mudahan kakakmu segera mendapatkan jodoh yang terbaik dari Allah SWT. Amiin Ya Rabbal ‘Alamiin….


Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam