Inilah Hukum Merokok Yang Sebenarnya Dalam Islam

Artikel terkait : Inilah Hukum Merokok Yang Sebenarnya Dalam Islam



Merokok merupakan salah satu kebiasaan pria baik muslim maupun non muslim. Bahkan ada dikalangan kita yang menjadikan rokok sebagai makanan pokok sehari-hari,  Karena sudah tercandu dengan rokok. Nah sebagai muslim, tahukah anda bagaimana hukum merokok sebenarnya dalam islam, apakah boleh ataupun tidak? Karena pada masa Rasulullah SAW tidak ada yang namanya rokok. Jadi untuk menjawab permasalahan ini, para ulama berbeda pendapat satu sama lain tentang boleh atau tidaknya merokok. Sebagian di antara mereka menfatwakan mubah atau boleh, sebagian berfatwa makruh, sedangkan sebagian lainnya lebih cenderung menfatwakan haram. Berikut penjelasanya;

Hukum merokok dalam islam
Para ulama membagi hukum merokok menjadi 3 hukum, yaitu:
1) Mubah
Sebagian ulama berpendapat bahwa hukum merokok adalah mubah atau boleh karena mereka berdalil bahwa segala sesuatu hukum asalnya mubah kecuali terdapat larangan, hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat: 29
Artinya: ”Dia-lah Allah, yang telah menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu”. (QS. Al Baqarah: 29).
 Ayat tersebut menjelaskan bahwa segala sesuatu yang diciptakan Allah SWT di atas bumi ini adalah halal untuk manusia termasuk tembakau yang digunakan untuk bahan baku rokok. Akan tetapi dalil ini tidak kuat, karena segala sesuatu yang diciptakan Allah hukumnya halal apabila tidak mengandung hal-hal yang merusak tubuh. Apabila merokok tersebut dapat merusak tubuh maka hukumnya tidak lagi halal untuk dikonsumsi.
Allah SWT berfirman:
Artinya: “Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu“. (QS. An- Nisa’: 29).
2) Makruh
Sebagian dari  ulama yang lain berpendapat bahwa hukum merokok adalah makruh, mereka beralasan karena orang yang merokok akan mengeluarkan bau tak sedap. Hukum ini diqiyaskan dengan memakan bawang putih mentah yang dapat mengeluarkan bau tak sedap, Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah SAW:
Rasulullah SAW bersabda: “ Barang siapa yang memakan bawang merah, bawang putih (mentah) dan karats, maka janganlah dia menghampiri masjid kami, karena para malaikat terganggu dengan hal yang mengganggu manusia (yaitu bau tidak sedap).” (HR. Muslim).
 Dalil tersebut menejlaskan bahwa hukum merokok adalah makruh karena mengeluarkan bau tak sedap. Namun apabila merokok dapat menyebabkan berbagai macam penyakit yang berbahaya bagi diri ssendiri , maka hukumnya menjadi haram. Allah SWT berfirman:
Artinya: “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.“ (QS. Al Baqarah: 195).
3) Haram
Dalam kitab Hasyiyah Qalyubi ala Syarh Al Mahalli jilid I, hal. 69. Menyebutkan bahwa : “Ganja dan segala obat bius yang menghilangkan akal, zatnya suci sekalipun haram untuk dikonsumsi. Oleh karena itu para ulama  berpendapat bahwa rokok hukumnya juga haram, karena rokok dapat membuka jalan agar tubuh terjangkit berbagai penyakit berbahaya”.
Mereka mengharamkan rokok dengan dalil berikut:
Allah SWT berfirman:
Artinya: “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan“. (QS. Al Baqarah: 195).
Karena merokok dapat menjerumuskan kedalam kebinasaan, yaitu merusak seluruh sistem tubuh yang dapat menimbulkan penyakit kanker, paru-paru, jantung, pencernaan, dan berefek buruk bagi janin serta dapat merusak sistem reproduksi.  dari alasan inilah, rokok haram untuk dikonsumsi.
Rasulullah SAW bersabda: “Tidak boleh memulai memberi dampak buruk (mudharat) pada orang lain, begitu pula membalasnya.” (HR. Ibnu Majah)
Dalam hadits tersebut jelas bahwa Rasulullah SAW  melarangan kita untuk memberi mudharat kepada orang lain. dan rokok termasuk dalam larangan ini, karena bau nya dapat memberi mudharat kepada orang lain.
Nah, dari ketiga hukum tersebut  dapat disimpulkan bahwa hukum merokok adalah boleh apabila tidak memberi mudharat kepada diri kita sendiri dan orang lain, tidak merusak tubuh kita, dan tidak menimbulkan penyakit bagi kita, maka itu dibolehkan. Namun apabila merokok itu dapat merusak tubuh kita sendiri, dan membawa mudharat kepada diri kita sendiri dan orang lain, maka hukumnya adalah haram. Maka dari itu mari kita jaga tubuh kita dan lingkungan kita agar bebas dari rokok. Karena rokok dapat menyebabkan penyakit kematian. Nauzubillah!



Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam