Inilah 10 Tips Agar Kita Mampu Bersabar Dan Ikhlas Menerima Cobaan

Artikel terkait : Inilah 10 Tips Agar Kita Mampu Bersabar Dan Ikhlas Menerima Cobaan

Bersabar memang bukan perkara yang mudah, karena bersabar iu sangat pahit. Jika kita tidak mampu menghadapinya maka bisa-bisa kita akan mengalami stress, bahkan ada yang nekad bunuh diri karena tidak mampu untuk bersabar. Sabar itu pahit rasanya namun sangat manis hasilnya. Jikalau kita mampu menghadapi musibah/masalah dengan sabar, maka sungguh Allah telah menjanjikan balasan yang sangat istimewa kepada orang tersebut. Sebagaimana Allah telah menjanjikannya didalam Al-Qur’an surah Az-Zumar ayat 10: 
“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar itu akan dipenuhi pahala mereka dengan tiada hitungannya." (Az-Zumar: 10).
Nah, sungguh besar pahala yang diberikan Allah SWT kepada mereka yang mau bersabar. Maka bersabarlah kita karena Allah SWT beserta orang-orang yang sabar.
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya:  “Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu’min.  Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya.” (HR. Muslim).

Memang semua manusia tidak mampu untuk bersabar, tetapi kita harus berusaha semaksimal mungkin agar kita mampu menjadi manusia penyabar. Nah, bagaimana cara kita untuk bisa bersabar dan ikhlas menerima cobaan/musibah dari Allah SWT. Berikut tips-tipsnya;

Inilah 10 tips agar kita mampu bersabar dan ikhlas menerima cobaan dari Allah SWT
1) Beriman bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara, karena negeri akhiratlah kehidupan yang kekal abadi selama-lamanya. Sebagaimana Allah Sebutkan didalam Al-Qur’an surah Al-Hadid ayat 20:
“Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS Al-Hadiid: 20).
2) Beriman bahwa kehidupan kita didunia ini adalah sebagai tempat ujian (diuji dengan kebaikan dan keburukan) dan semua itu akan dimintai pertanggung jawabannya masing-masing.  Allah SWT berfirman didalam Al-Qur’an surah Al-Anbiya ayat 35:
 Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukanan dan kebaikan an sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (Qs. Al-Anbiya’: 35).

3) Beriman bahwa semua yang terjadi telah tertulis di Lauh Mahfuz.
Allah SWT berfirman:
“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu janagn berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu janagn terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS .Al-Hadid: 22-23)

4) Beriman bahwa dibalik musibah dan cobaan yang kita alami, jauh lebih banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita, oleh karena itu wajib bersyukur dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambahkan  (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih.” (QS .Ibrahim : 7)

 5) Beriman bahwa semua ujian adalah untuk mengetahui kebenaran iman kita.
Allah SWT berfirman:
”Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?  Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui  orang-orang yang dusta.” (QS Al-Ankabut : 2-3)

6) Beriman bahwa semua ujian adalah sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT kepada Hambanya, karena surga harus diperoleh dengan  jihad dan kesabaran
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla bila mencintai suatu kaum Allah menguji mereka. Barang siapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barang siapa murka maka baginya murka Allah.” (HR. Tarmidzi)

 7) Beriman  bahwa semua ujian dan cobaan yang diterimanya akan menghapus segala dosa-dosanya.
Rasulullah SAW bersabda:
“Tiada seorang mukmin ditimpa rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyakit atau kesedihan (kesusahan) sampai pun duri yang menusuk (tubuhnya), kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya.” (HR. Bukhari)

8) Beriman bahwa Allah SWT menguji seorang hamba sesuai dengan kemampuannya.
Allah SWT berfirman:
”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. ” (QS. Al -Baqarah : 286)

 9) Beriman bahwa untuk memperoleh surga harus siap menerima ujian, dan besarnya pahala tergantung dengan besarnya ujian.
Allah SWT berfirman:
”Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga ? Padahal belum datang kepadamu cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan , serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al -Baqarah : 214).

10) Beriman bahwa semua ujian  dan cobaan adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
”Apabila Allah mencintai hambaNya maka dia diuji agar Allah mendengar  permohonannya (kerendahan dirinya).” (HR. Al-Baihaqi).
Ingat firman Allah SWT:
” Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik  bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. “ (QS. Al Baqarah: 216).
Demikian 10 tips-tips agar kita mampu untuk bersabar menerima cobaan dari Allah SWT, mudah-mudahan kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang bersabar. Amiiin Ya Rabbal ‘Alamin………



Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam