Hukum Operasi Plastik Dalam Islam (Untuk Kecantikan Dan Pengobatan)

Artikel terkait : Hukum Operasi Plastik Dalam Islam (Untuk Kecantikan Dan Pengobatan)


Allah SWT telah menciptakan manusia dengan sangat-sangat sempurna,  memiliki tubuh yang indah dan wajah yang elok. Ahamdulillah, kita bersyukur karena Allah telah memberi mata buat kita sehingga kita bisa melihat, diberi hidung sehingga kita masih bisa bernafas, diberi mulut sehingga kita masih bisa makan, diberi telinga sehingga kita masih bisa mendengar,diberi  tangan sehingga kita masih bisa melakukan sesuatu, dan diberi kaki sehingga kita masih bisa berjalan. Semua itu Allah beri buat kita dengan sesempurna mungkin sehingga kita masih bisa bernafas saat ini. Namun ada juga sebahagian dari kita yang tidak pernah mensyukuri semua itu, mereka merasa diri mereka tidak sempurna sehingga mereka rela merubah ciptaan Allah dengan melakukan operasi plastik.
Operasi plastik adalah bedah yang dilakukan untuk mempercantik diri dengan merubah wajah, atau suatu usaha yang dilakukan untuk memperbaiki bagian tubuh terutama kulit yang sudah rusak dengan mereka ulang bentuknya dengan tujuan pengobatan cacat bawaan atau karena kecelakaan.  
Operasi Plastik ada 2 Yaitu:
1) Operasi yang bersifat darurat yaitu operasi yang sangat mendesak untuk dilakukan, Seperti:
  • Bibir sumbing karena susah untuk makan 
  • Membuka penyumbatan anus karena sakit 
  • Melakukan Implant payudara karena terkena kanker payudara 
  • Memperbaiki septum hidung karena cacat hidung. 
  • Menyambungkan jari tangan atau kaki karena kecelakaan misalnya 
  • Memperbaiki kulit akibat luka bakar atau sejenisnya 
  • Memperbaiki patah tulang wajah karena kecelakaan 
Operasi seperti ini boleh dilakukan karena untuk pengobatan ( karena mudharat). 

2) Operasi yang bersifat opsional yaitu operasi yang dilakukan untuk mempercantik diri dan merubah wajah agar terlihat lebih muda dan mempesona, seperti:

    • Menghilangkan kerutan kulit dan menghaluskannya. 
    • Mengangkat dahi 
    • Menaikkan alis 
    • Melentikkan bulu mata 
    • Membuat hidung lebih mancung 
    • Membuat mulut menjadi lebih kecil dan seksi.
    • Memperbesar payudara. 
    • Melangsingkan pinggang atau memperbesar pinggul dan lain sebagainya.
    Operasi yang tersebut diatas haram dilakukan karena merubah ciptaan Allah.
    Hukum operasi Plastik
    Disini ada 2 macam operasi plastik, ada yang dibolehkan dalam hukum syara’ dan ada yang dilarang dalam hukum syara’ (haram).  Operasi plastik yang dibolehkan dalam hukum syara’ adalah operasi plastik dengan tujuan pengobatan. Seperti operasi plastik karena kecelakaan . atau penyumbatan pada anus misalnya. Maka operasi semacam ini diperbolehkan.
    Sedangkan operasi plastik dengan tujuan untuk mempercantik diri , seperti:  menghilangkan kerutan diwajah, menaikkan dagu, memancungkan hidung, melintikkan bulu mata, merubah mulut menjadi kecil dan seksi,  mengencangkan kulit, melangsingkan pinggang, mengencangkan payudara, dan memperbesar pinggul.  maka operasi  plastik semacam ini tidak diperbolehkan dalam islam atau haram hukumnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa' ayat 119:
    Artinya: "Dan Aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan menyuruh mereka memotong (telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar- benar memotongnya, dan akan Aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata." (QS. An-Nisa’: 119)

    Dari ayat tersebut jelas bahwa Allah melarang ummat islam untuk mengubah ciptaan Allah SWT, Karena itu merupakan perbuatan setan.  Hal ini juga disebutkan dalam hadis rasulullah SAW yang berbunyi:
    “Dalam riwayat lain Rasulullah SAW pernah ditanya oleh seorang wanita yang setelah menikah rambutnya rontok, sehingga suaminya menyuruhnya agar memakai rambut palsu. Ketika itu Rasulullah SAW bersabda: "Allah mengutuk orang yang memakai rambut palsu dan yang menyediakan rambut palsu.” (HR. Bukhari).
    Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda: "Penyakit yang tidak bisa diobati adalah penyakit ketuaan." (HR. Abu Dawud).
    Nah, banyak sekali dalil-dalil yang melarang umat manusia untuk merubah ciptaan Allah SWT. Seperti  melakukan operasi plastik untuk kecantikan. Masih maukah kita melakukan hal demikian? Padahal Allah dengan tegas melarangnya. Ingatlah, bahwa Allah telah menciptakan kita dengan sangat-sangat sempurna. Seperti yang telah disebutkan didalam Al-Qur’an surah At-Tin ayat 4: “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. Attin: 4).  
    Subhanallah! Bersyukurlah kepada Allah atas nikmat yang Allah berikan kepada kita. mudah-mudahan Allah meridhai kita semua . Amiin Ya rabbal ‘Alamiin….

    Demikian, semoga bermanfaat!

    Artikel Akidah Islam Lainnya :

    0 comments:

    Post a Comment

    Copyright © 2015 Akidah Islam