Peristiwa Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW (QS. Al-Isra':1)

Artikel terkait : Peristiwa Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW (QS. Al-Isra':1)

Peristiwa israk dan mikraj nabi besar Muhammad SAW yang terjadi pada malam 27 Rajab. Peristiwa israk mikraj merupakan Suatu peristiwa yang luar biasa dalam kerasulan Nabi Muhammad SAW. Yaitu  perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram (di Makkah) ke Masjidil Aqsa (di Baitulmaqdis  di Palestina) serta dari Masjidil Aqsa ke Sidratil Muntaha di langit ketujuh. Peristiwa itu terjadi secara singkat pada malam 27 rajab. Bagi orang yang tidak beriman, mungkin ini hanya fenomena belaka. Karena mereka tidak percaya dengan kejadian tersebut yang begitu cepat yang hanya memakan waktu sedikit saja. Tetapi bagi kita yang beriman, kita wajib memepercayai itu. Dan tidak ada keraguan pada kita karena memang peristiwa tersebut tejadi dengan seizin Allah. Dan atas kuasa Allah sehingga Nabi Muhammad SAW menjalankan perjalanannya dari masjidil haram ke masjidil aqsa sampai kesidratul muntaha dengan menggunakan buraq dan dalam waktu yang begitu singkat. Subhanallah! 


Israk yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW bersama Malaikat Jibril dari Masjidil Haram (di Mekah) ke Masjidil Aqsa (di Baitulmaqdis, Palestin) dengan menggunakan buraq.
Mikraj yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa ke Sidratil Muntaha di langit yang ketujuh.
Peristiwa tersebut terdapat dalam Al-Quran Surah Al-Isra' ayat 1:
Artinya: "Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil haram ke Al Masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia (Allah) adalah Maha Mendengar lagi Mengetahui.” (QS. AL-Isra’: 1)
 
A. Sebelum Israk dan Mikraj
Sebelum kejadian Israk dan Mikraj, Nabi Muhammad SAW mengalami pembedahan dada yang dilakukan oleh malaikat Jibrail dan Mikail. Hati Nabi Muhammad SAW dicuci dengan air zam-zam serta dibuang ketulan hitam atu ‘alaqah yaitu tempat syaitan membisikkan was-wasnya. Kemudian dituangkanlah hikmah, ilmu dan iman ke dalam dada Rasulullah SAW. Setelah itu, dada Rasulullah dijahit dan dimeterikan dengan khatimin nubuwwah. Setelah pembedahan, didatangkan binatang dari surga bernama Buraq untuk ditunggangi oleh Rasulullah SAW dalam perjalanannya yang  luar biasa yang dinamakan dengan Israk .

B. Semasa Israk (Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa )
Sepanjang perjalanan israk, Rasulullah SAW ditemani oleh malaikat Jibril dan Israfil.  Pada saat Tiba di tempat-tempat tertentu (tempat bersejarah), Rasulullah SAW telah diarah oleh malaikat Jibril supaya berhenti dan melakukan sholat sebanyak dua rakaat.  Tempatnya antara lain:
1) Negeri Thaibah (Madinah) yaitu tempat di mana Rasulullah SAW akan melakukan hijrah
2) Bukit Tursina, yatu tempat Nabi Musa AS menerima wahyu dari Allah SWT
3) Baitul Laham yaitu tempat Nabi Isa A. dilahirkan.
Saat  perjalanan tersebut  Rasulullah SAW menghadapi gangguan jin ifrit dengan api, kemudian Rasulullah lolos dari gangguan tersebut. Kemudian Dalam perjalananya Rasulullah SAW melihat beberapa peristiwa-perisiwa ajaib yang terjadi yaitu:
1) orang yang sedang bertanam dan menuai hasil tanaman mereka. apabila dituai hasilnya maka seolah-olah belum dituai (semakin dipetik semakin bertambah banyak hasilnya). Kemudian Rasulullah SAW diberitahu oleh Malaikat Jibril: Itulah kaum yang berjihad dijalan Allah yang digandakan pahala kebajikannya.
2) Tempat yang berbau harum. Kemudian Rasulullah SAW diberitahu oleh malaikat Jibril : Itulah bau kubur Siti Masyittah (seorang tukang sisir rambut anak Fir'aun) bersama suaminya dan anak-anaknya yang dibunuh oleh Fir'aun didalam belanga yang mendidih.  kerana siti Masyitah bersama keluarganya tidak mau mengakui Fir'aun sebagai Tuhan (mereka tetap teguh beriman kepada Allah).
3) sekelompok orang yang sedang menghancurkan kepala mereka. Setiap kali dipecahkan, kepala mereka sembuh kembali, lalu dipecahkan lagi,  demikian dilakukan berkali-kali. Kemudia Jibril memberitahu Rasulullah: Itulah orang-orang yang berat kepala mereka untuk sujud kepada Allah.
4)  Sekelomok orang yang hanya menutup kemaluan mereka dengan sekecil kain. Mereka dihalau bagaikan binatang ternakan, Mereka makan bara api dan batu dari neraka Jahannam. Kemudian malaikat Jibril berkata: Itulah orang-orang yang tidak mau mengeluarkan zakat harta mereka.
5) Satu kaum, laki-laki dan perempuan yang memakan daging mentah yang busuk sedangkan daging masak ada di sisi mereka tidak bisa mereka makan. Kemudian malaikat Jibril berkata: Itulah laki-laki dan perempuan yang melakukan zina sedangkan mereka mempunyai suami/istri masing-masing .
6) orang yang berenang dalam sungai darah dan dilontarkan batu. Jibril berkata: Itulah orang-orang  yang memakan riba.
7) orang yang menghimpun seberkas kayu dan dia tidak berdaya memikulnya, tapi ditambah lagi kayu yang lain. Jibril berkata: Itulah orang tidak dapat menunaikan amanah tetapi masih menerima amanah yang lain.
8) orang yang sedang menggunting lidah dan bibir mereka dengan penggunting besi berkali-kali. Setiap digunting  lidah dan bibir mereka kembali seperti semula. Jibril berkata: Itulah orang yang membuat fitnah.
9)orang yang mencakar muka dan dada mereka dengan kuku tembaga  mereka.  Jibril berkata : Itulah orang yang mengumpat.
10) Seekor lembu jantan yang besar keluar dari lubang yang sempit. Tak dapat dimasukinya semula lubang itu. Jibril berkata : Itulah orang yang Takabbur Kemudian menyesal, tapi sudah terlambat.
11) Seorang perempuan dengan dulang yang penuh dengan berbagai perhiasan. Rasulullah tidak memperdulikannya. Jibril berkata : Itulah dunia, Jika Rasulullah memberi perhatian kepadanya, niscaya umat Islam akan mengutamakan dunia daripada akhirat.
12) Seorang perempuan tua duduk di tengah jalan dan menyuruh Rasulullah berhenti. Rasulullah SAW tidak menghiraukannya. Jibril berkata : Itulah orang yang mensia siakan umurnya sampai tua.
13) Seorang perempuan bongkok tiga menahan Rasulullah untuk bertanyakan sesuatu.  Jibril berkata: Itulah gambaran umur dunia yang sangat tua dan menanti saat hari kiamat.
Nah Setibanya di masjidil Aqsa, Rasulullah SAW turun dari pada Buraq. Kemudian masuk ke dalam masjid dan mengimamkan sholat 2 rakaat dengan segala anbia dan mursalin menjadi makmum. Kemudian Rasulullah SAW terasa dahaga, lalu dibawa malaikat Jibril dua bejana yang berisi arak dan susu. Rasulullah SAW memilih susu lalu diminumnya. Kata Jibril: Baginda membuat pilhan yang betul. Jika arak itu dipilih, nescaya ramai umat baginda akan menjadi sesat.

 C. Semasa Mikraj ( Perjalanan ke Sidratul Muntaha Menemui Allah SWT )
Didatangkan Mikraj (tangga) yang indah dari syurga. Rasulullah SAW dan Jibril naik ke atas tangga pertama lalu terangkat ke pintu langit dunia (pintu Hafzhah).
1) Di Langit Pertama : Rasulullah SAW dan Jibril berjumpa dengan Nabi Adam As  Kemudian dapat melihat orang-orang yang makan riba dan harta anak yatim dan melihat orang berzina yang rupa dan kelakuan mereka sangat hina dan buruk. Penzina laki-laki bergantung pada susu penzina perempuan.
2) Di Langit Kedua : Rasulullah SAW dan Jibril bertemu dengan Nabi Isa AS dan Nabi Yahya AS
3) Di Langit Ketiga : Bertemu dengan Nabi Yusuf AS
4) Di Langit Keempat:  Bertemu dengan Nabi Idris AS
5) Di Langit Kelima : Bertemu dengan Nabi Harun AS yang dikelilingi oleh kaumnya Bani Israil.
6) Di Langit Keenam:  Bertemu dengan Nabi-Nabi. Seterusnya dengan Nabi Musa AS, Rasulullah mengangkat kepala disuruh oleh Jibril lalu dapat melihat umat baginda sendiri yang ramai, termasuk 70 ribu orang yang masuk syurga tanpa hisab.
7) Di Langit Ketujuh: bertemu dengan Nabi Ibrahim yang sedang bersandar di Baitul Makmur dihadapi oleh beberapa kaumnya. Kepada Rasulullah SAW  Nabi Ibrahim AS bersabda: "Engkau akan berjumpa dengan Allah SWT pada malam ini. Umatmu adalah akhir umat dan terlalu dhaif, maka berdoalah untuk umatmu.
Nabi Ibahim AS bersabda: "Sampaikan salamku kepada umatmu dan beritahu mereka, syurga itu baik tanahnya, tawar airnya dan tanamannya adalah 5 kalimah, yaitu: SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAILAHAILLALLAH ALLAHUAKBAR , WALAHAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL 'ALIYYIL 'AZHIM”. Bagi orang-orang  yang membaca setiap kalimah ini akan ditanamkan sepohon pokok dalam syurga".
Setelah melihat beberapa peristiwa lain yang ajaib. Rasulullah dan Jibrail masuk ke dalam Baitul Makmur dan bersembahyang didalamnya.
 8) Di langit Kedelapan : Di sinilah disebut "al-Kursi" yang berbetulan dengan dahan pokok Sidratul Muntaha. Rasulullah SAW menyaksikan berbagai keajaiban pada pokok itu: Sungai air yang tak berubah, sungai susu, sungai arak dan sungai madu lebah. Buah, daun, batang dan dahannya berubah-ubah warna dan bertukar menjadi permata-permata yang indah. Unggas-unggas emas berterbangan. Semua keindahan itu tak terperi oleh manusia. Baginda Rasulullah SAW dapat menyaksikan pula sungai KalKautsar yang terus masuk ke syurga. Seterusnya baginda masuk ke syurga.  kemudian Rasulullah  melihat neraka dengan malaikat Malik penunggunya. Dari jauh saja Rasulullah melihatnya dan tidak sanggup menahan panasnya api neraka.
9) Di langit Kesembilan : Di sini berbetulan dengan pucuk pokok Sidratul Muntaha. Rasulullah SAW masuk di dalam nur dan naik ke Mustawa dan Sharirul Aqlam. Lalu dapat melihat seorang lelaki yang ghaib di dalam nur 'Arasy, yaitu lelaki di dunia yang lidahnya sering basah dengan berzikir, hatinya tertumpu penuh kepada masjid dan tidak memaki ibu bapaknya. (sampai disinilah malaikat jibril menemani Nabi Muhammad SAW).
10) Di langit Kesepuluh (tanpa ditemani malaikat Jibril) : disinilah Rasulullah SAW sampai di “Hadhratul Qudus” dan “Hadhrat Rabbul Arbab”. Disinilah Rasulullah SAW dapat menyaksikan Allah SWT dengan mata kepalanya, lalu baginda sujud. Kemudian berlakulah dialog antara Allah SWT dengan Nabi  Muhammad SAW sebagai Rasul-Nya:
Allah SWT berfirman : Ya Muhammad.
Rasulullah menjawab  : Labbaika.
Allah SWT berfirman : Angkatlah kepalamu dan bermohonlah, Kami perkenankan.
Rasulullah berdoa  : Ya, Rabb. Engkau telah ambil Ibrahim sebagai Khalil dan Engkau berikan dia kerajaan yang besar. Engkau berkata-kata dengan Musa, Engkau berikan Dawud kerajaan yang besar dan dapat melembutkan besi. Engkau kurniakan kerajaan kepada Sulaiman yang tidak Engkau kurniakan kepada siapa pun. dan memudahkan Sulaiman menguasai jin, manusia, syaitan dan angin. Engkau ajarkan Isa Taurat dan Injil. Dengan izin-Mu, dia dapat menyembuhkan orang buta, orang sufaq dan menghidupkan orang mati. Engkau lindungi dia dan ibunya dari pada syaitan.
Allah SWT berfirman : Aku ambilmu sebagai kekasih. Aku perkenankanmu sebagai penyampai berita gembira dan amalan kepada umatmu. Aku buka dadamu dan buangkan dosamu. Aku jadikan umatmu sebaik-baik umat. Aku beri keutamaan dan keistimewaan kepadamu pada hari kiamat. Aku kurniakan tujuh ayat (surah Al-Fatihah) yang tidak aku kurniakan kepada sesiapa sebelummu. Aku berikanmu ayat-ayat di akhir surah al-Baqarah sebagai suatu perbendaharaan di bawah 'Arasy. Aku berikan habuan daripada kelebihan Islam, hijrah, sedekah dan amar makruf dan nahi munkar. Aku kurniakanmu panji-panji Liwaul hamdi, maka Adam dan semua yang lainnya di bawah panji-panjimu. Dan Aku fardukan atasmu dan umatmu lima puluh (waktu) sembahyang.
Selesai munajat, Rasulullah SAW dibawah  menemui Nabi Ibrahim AS kemudian Nabi Musa AS  yang kemudiannya menyuruh Rasulullah SAW merayu kepada Allah SWT agar diberi keringanan, mengurangkan jumlah waktu sembahyang itu, karena umat mu ya Muhammad tidak sanggup melakukannya. kemudian Rasulullah berjumpa lagi dengan Allah untuk mengurangkan jumlah sholat. Selepas sembilan kali merayu, (setiap kali dikurangkan lima waktu), akhirnya Allah SWT perkenan memfardukan sembahyang 5  waktu sehari semalam.  dengan mengekalkan nilainya sebanyak 50 waktu juga.

D. Selepas Mikraj
Rasulullah SAW turun ke langit dunia semula. Seterusnya turun ke Baitul Maqdis. Dengan menunggang Buraq perjalanan pulang ke Mekah pada malam yang sama. Dalam perjalanan ini baginda bertemu dengan beberapa peristiwa yang kemudiannya menjadi saksi (bukti) peristiwa Israk dan Mikraj yang sangat ajaib itu.
Nah dari peristiwa tersebut dapat disimpulkan bahwa betapa sayangnya Rasulullah SAW kepada kita umatnya, sehingga beliau mau berbolak-balik menemui Allah untuk mengurangkan jumlah sholat fardhu dari 50 waktu menjadi 5 waktu.  Maka dari itu jangan pernah kita meninggalkan sholat kalau kita cinta kepada Allah Dan RasulNya. Dan Peringatilah selalu malam israk dan mikraj nabi besar Muhammad SAW pada malam  27 rajab.

Demikian, semoga bermanfaat!

Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam