Perintah Untuk Menikah Dan Larangan Untuk Membujang

Artikel terkait : Perintah Untuk Menikah Dan Larangan Untuk Membujang


Menikah adalah menyatukan atau menghubungkan ikatan antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan dengan syarat ijab qabul.  Islam memandang menikah dengan sangat-sangat baik karena nikah merupakan salah satu anjuran Allah SWT dan sunnah rasulullah SAW. Bagi seorang muslim yang apabila sudah mampu untuk menikah, maka menikahlah! karena dengan menikah dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah, selain itu menikah dapat memberi kenyamanan dan ketenteraman hati kepada kita sehingga mata dan hawa nafsu kita dapat terjaga dengan menikah. Allah menganjurkan kita untuk menikah pasti ada hikmahnya, coba kita bayangkan jikalau kita mempunyai istri/suami, maka kita dapat menikmati indahnya rasa cinta  yang ia curahkan kepada kita. selain itu,  kalau ada masalah kita dapat curhat kepadanya, jikalau kita lagi sakit ada yang merawatnya. Dan yang paling istimewa adalah memperoleh keturunan-keturunan yang shaleh dari hasil buah cinta kita dengan suami/istri. Yang nantinya keturunan kita tersebut dapat menjadi penerus kita, yang selalu mendoakan kita, menjaga dan merawat kita disaat kita sedang sakit atau diwaktu tua nanti. Subhanallah! 

Perintah Untuk Menikah

- Firman Allah SWT didalam Al-Qur’an surah An-Nisa’ ayat 1:


Artinya : “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS. An-Nisa’: 1).
- QS. Ar-Rum ayat 21:


Artinya: “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Ruum : 21)
- QS. Ar-Ra'du ayat 38:

Artinya: "Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan....” (QS. Ar-Ra’du : 38)

Dari dalil tersebut jelas bahwa Allah menyuruh kita untuk menikah karena banyak sekali hikmah menikah diantaranya yaitu:

1) Dengan menikah dapat melindungi kita dari perbuatan zina

2) Dengan menikah dapat menundukkan pandangan mata seseorang

3) Dengan menikah dapat menanamkan rasa cinta dan kasih sayang yang sejati

4) Dengan menikah dapat melahirkan ketenangan, ikatan dan kasih sayang antara suami istri

5) Dengan menikah dapat memperoleh keturunan-keturunan yang shaleh yang kelak akan selalu mendoakan kita dan menjaga kita nanti.

6) Dengan menikah dapat menambahkan rezeki bagi kita. Allah selalu member kecukupan untuk kita. makanya jangan takut untuk menikah.

Nah Begitu banyak hikmah yang diperoleh seseorang apabila ia mau menikah. Masih maukah kita hidup bujang?  Tentunya jangan. Karena islam melarang kita untuk hidup membujang.


Larangan Untuk Membujang

 Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

Artinya: “Dan dari Anas, bahwasanya ada sebagian shahabat Nabi SAW yang berkata, “Aku tidak akan kawin”. Sebagian lagi berkata, “Aku akan shalat terus-menerus dan tidak akan tidur”. Dan sebagian lagi berkata, “Aku akan berpuasa terus-menerus”. Kemudian hal itu sampai kepada Nabi SAW, maka beliau bersabda, “Bagaimanakah keadaan kaum itu, mereka mengatakan demikian dan demikian?. Padahal aku berpuasa dan berbuka, shalat dan tidur, dan akupun mengawini wanita. Maka barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku, bukanlah dari golonganku”. (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim).

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

”Menikah adalah sebagian dari sunahku, barang siapa tidak mengamalkan sunahku maka bukan termasuk golonganku, maka menikahlah!”(HR. Ibnu Majah).

Rasulullah SAW bersabda : "Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah" (HR. Bukhari).

Rasulullah SAW bersabda; “ Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang .” (HR. Abu Ya'la dan Thabrani).

Dari hadis tersebut jelas bahwa Rasulullah SAW melarang ummat islam membujang (tidak menikah) dalam hidupnya. Orang-orang yang sengaja tidak mau menikah atau benci dengan sunah menikah maka ia bukan umat Nabi Muhammad SAW. Nauzubillah! 



Demikian, semoga bermanfaat!

Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam