Niat Dan Tata Cara Mengerjakan Shalat Tarawih Di Bulan Ramadhan

Artikel terkait : Niat Dan Tata Cara Mengerjakan Shalat Tarawih Di Bulan Ramadhan



Shalat tarawih, berbicara tentang shalat tarawih pastinya kita semua teringat pada bulan ramadhan. Shalat tarawih merupakan salah satu amalan sunnah yang dilakukan dibulan ramadhan. Shalat tarawih adalah shalat sunnah yang dilakukan di malam hari setelah shalat fardhu Insya pada setiap bulan Ramadhan baik dilakukan secara berjamaah maupun secara sendirian. Shalat tarawih ini lebih diutamakan untuk selalu berjamaah karena dapat memperoleh pahala yang berlipat ganda. Shalat sunnah tarawih hukumnya adalah sunnah muakkad yaitu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan dibulan suci ramadhan.

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Untuk jumlah rakaat Shalat Tarawih ini, terdapat perbedaan dalam jumlah rakaatnya. Ada yang berjumlah 11 Raka’at (8 rakaat shalat tarawih ditambah dengan witir 3 rakaat) dan ada yang berjumlah 23 rakaat (20 rakaat shalat tarawih ditambah dengan witir 3 rakaat). karena pada masa Rasulullah SAW pernah mengerjakan shalat tarawih selama tiga atau empat kali saja, kemudian Rasulullah SAW menghentikan shalat sunnah tarawih ini, karena beliau merasa khawatir jika shalat tarawih ini akan menjadi wajib dikerjakan hukumnya. Lalu pada masa khalifah umar bin khatab, sahabat nabi umar bin khatab melakukan shalat tarawih dengan jumlah 23 rakaat (20 rakaat shalat tarawih ditambah dengan witir 3 rakaat). 23 rakaat inilah yang telah disetujui oleh Empat Mazhab yang berbeda yaitu mazhab Imam syafi’i, imam hanafi, imam maliki dan imam hambali. sehingga mulai saat itulah semua muslim banyak yang melakukan shalat sunnah tarawih dengan 23 Raka’at.


Tata Cara Mengerjakan Shalat Tarawih

Cara mengerjakan shalat tarawih sama dengan mengerjakan shalat-shalat lain dimulai dengan niat dan diakhiri dengan salam. Shalat tarawih berjumlah 20  rakaat, yang dikerjakan masing-masing dua rakaat terdapat satu salam. Jadi apabila kita mengerjakan shalat tarawih 20 rakaat maka terdapat 10 salam didalamnya. baik dilakukan secara berjamaah maupun secara sendirian.

Rakaat pertama:

1) Dimulai dengan niat kemudian takbiratul ihram. berikut niatnya:


“Aku niat shalat tarawih dua rakaat makmum karena Allah Ta’ala.”

2) membaca surat Al-fatihah, kemudian membaca surat-surat pendek. (berikut akan kami bahas surah-surah yang sunnah untuk dibaca).

3) kemudian ruku’ lalu I’tidal, kemudian sujud, duduk diantara dua sujud, lalu sujud lagi, kemudian bangun untuk rakaat kedua.

Rakaat kedua:

1) membaca surat Al-fatihah, kemudian membaca surat Al-Ikhlas (malam 1-15) untuk malam ke 15-30 disunnahkan membaca surat Al-Qadar.

2) kemudian ruku’ lalu I’tidal, kemudian sujud, duduk diantara dua sujud, lalu sujud lagi.

3) kemudian yang terakhir memberi salam.

Nah setelah kita selesai melakukan shalat tarawih dengan 20 Raka’at. maka dilanjutkan dengan melakukan shalat witir 3 rakaat. Dengan dua salam ataupun sekali salam sekaligus. ini niat shalat witir 3 rakaat dengan 1 salam:


 "Aku Niat shalat witir tiga rakaat karena Allah Ta'ala"

Surah-Surah Yang  Disunnahkan Untuk Dibaca Pada Saat Shalat Tarawih

Setiap rakaat pertama dibaca satu surah dari surat-surah berikut ini:

1) Surah At-Takasur

2) Surah Al-Ashr

3) Surah Al-Humazah

4) Surah Al-Fiil

5) Surah Quraisy

6) Surah Al-Maun

7) Surah Al-Kautsar

8) Surah Al-Kafirun

9) Surah An-Nasri

10) surah Al-Lahab

Sedangkan untuk setiap rakaat kedua membaca surah Al-Ikhlas (pada malam ke 1-15) dan pada malam ke 15-20 membaca surah Al-Qadar.


Demikian, semoga bermanfaat!





Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam