Niat Dan Tata Cara Mengerjakan Shalat Witir Yang Benar

Artikel terkait : Niat Dan Tata Cara Mengerjakan Shalat Witir Yang Benar


Shalat Witir adalah Shalat Sunah yang dilakukan setelah shalat insya sampai terbitnya fajar dengan jumlah bilangan rakaatnya ganjil, sekurang-kurangnya satu rakaat, tiga rakaat, lima rakaat, tujuh rakaat dan maksimal sebelas rakaat. Hukum Mengerjakan Shalat Witir ialah sunah. Walaupun hukumnya sunnah tetapi shalat witir ini sangat penting dilakukan karena Allah sangat menyukai orang-orang yang mau menerjakan sholat witir.


Keutamaan Shalat Witir

Banyak sekali keutamaan bagi orang-orang yang mau mengerjakan shalat witir diantaranya yaitu akan mendapatkan pahala yang begitu besar karena Allah SWT sangat mencintai witir dan menyukai sesuatu yang ganjil. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: ” Sesungguhnya Allah SWT telah menambahkan kalian dengan satu shalat yang shalat itu lebih baik untuk dirimu dari pada unta yang merah yakni shalat witir ”.

Nah begitu besar pahala yang Allah beri buat orang-orang yang mau mengerjakan shalat witir. Maka alangkah baiknya kalau kita mulai mengerjakan shalat witir. Jangan takut anda tidak bisa melakukannya, karena cara melakukannya sangat mudah sama seperti shalat-shalat lainnya. Berikut tata cara mengerjakannya;




Tata Cara Mengerjakan Shalat Witir

Tata Cara mengerjakan shalat witir sebenarnya sama dengan tata cara Shalat-shalat lain, hanya dari segi niatnya saja yang berbeda. dimulai dengan niat, takbiratul ihram kemudian membaca surat Alfatihah, dilanjutkan dengan membaca surat pendek lalu ruku’, I’tidal, sujud dan duduk antara dua sujud, lalu sujud lagi kemudian  bangun untuk rakaat kedua sama seperti pada rakaat pertama,  hingga yang terakhir memberi salam. berikut lafaz niat shalat witir:


Lafaz niat shalat witir dengan dua rakaat


Lafaz niat shalat witir dengan satu rakaat 


Lafaz niat shalat witir dengan tiga rakaat


“Aku niat shalat witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala”


Cara melakukan shalat witir 3 rakaat dengan 2 salam, dan 3 rakaat dengan 1 salam

1) Mengerjakan tiga rakaat dengan dua salam

Yaitu: shalat witir dua-dua rakaat kemudian memberi salam. Lalu shalat witir satu rakaat lagi kemudian memeberi salam (dua raka’at salam, lalu satu raka’at salam). Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW:

Dari ‘Aisyah, ia berkata: “Rasulullah SAW shalat di dalam kamar ketika saya berada di rumah dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memisah antara raka’at yang genap dengan yang witir (ganjil) dengan salam, yang beliau SAW perdengarkan kepada kami.(HR. Ahmad )

2) Mengerjakan tiga raka’at sekaligus lalu salam.

Dari Abu Ayyub Al Anshari ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang suka lakukan witir tiga rakaat, maka lakukanlah.(HR. Abu Daud dan An-Nasa’i)

Dari ‘Aisyah, ia berkata, Rasulullah SAW biasa berwitir tiga raka’at sekaligus, beliau tidak duduk (tasyahud) kecuali pada raka’at terakhir.” (HR. Al Baihaqi)

Dari hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa Kalau kita ingin melakukan shalat witir tiga raka’at sekaligus, maka jangan duduk tasyahud pada rakaat kedua.  Karena kalau kita duduk tasyahud pada rakaat kedua itu sama seperti shalat magrib. Sedangkan shalat witir tidak boleh diserupakan dengan shalat Maghrib.


Demikian, semoga bermanfaat!






Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam