Cara Merukyah Yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Artikel terkait : Cara Merukyah Yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Menurut bahasa Ruqyah artinya “perlindungan”. Sedangkan menurut istilah syara’ rukyah yaitu do’a-do’a dari ayat Al-Quran maupun As-Sunnah yang dibaca untuk memohon kepada Allah SWT untuk kesembuhan orang yang sakit. Intinya rukyah adalah memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan sesuatu yang tidak diinginkan dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Hukum Rukyah
Rukyah hukumnya diperbolehkan asalakan tidak bermuatan kepada syirik. Hal ini sesuai dengan Hadis Rasulullah SAW:
“Perdengarkanlah ruqyah kalian, ruqyah itu tidak apa-apa selama tidak bermuatan syirik.” (HR.Muslim).
 

Obat Yang Dianjurkan Rasulullah SAW Untuk Merukyah
Al-qur’an merupakan salah satu obat untu merukyah diri sendiri atau orang lain. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam al-qur’an surah Al-Isra’ ayat 82:
Artinya: “Dan kami turunkan dari pada Al Quran sesuatu yang menjadi penawar (kesembuhan) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al-qur'an itu tidaklah menambahkan kepada orang yang zalim selain kerugian." (QS.Al-Isra’:82)
Hadis Rasulullah SAW:
Dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anhu, Ketika Rasulullah SAW masuk rumahnya, Aisyah sedang mengobati atau meruqyah seorang wanita. Kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Obatilah ia dengan Al-Quran.” (HR. Abu Daud).
Dari kedua dalil tersebut jelas bahwa islam memperbolehkan merukyah dengan ayat-ayat Al-Qur’an, karena Al-Qur’an merupakan obat bagi semesta alam. Merukyah tidak dibenarkan dengan hal-hal yang dapat membuat seseorang syirik kepada Allah karena dosa hukumnya. Oleh karena itu merukyahlah dengan ayat-ayat Al-qur’an dan do’a-do’a yang dianjurkan Rasulullah SAW. Berikut tata cara rukyah yang benar.

Tata Cara Merukyah
Persiapan sebelum meruqyah.
1) Bersuci dari hadas besar dan kecil dengan berwudhu’ terlebih dahulu supaya kita dalam keadaan suci.
2) menutup aurat baik laki-laki maupun perempuan
3) Bertaubat kepada Allah dan menjauhi ibadah-ibadah bid’ah yang tidak diajarkan Rasulullah SAW dengan menjauhi tahayyul. Dan mengembalikan semua urusan kepada Al-Quran dan Hadits agar tidak tersesat.
4)  Menggantungkan harapan hanya kepada Allah SWT semata.

Tahapan saat meruqyah.
Pertama: jika ada anggota badan yang terasa sakit, maka tempelkan telapak tangan anda diatasnya,terutama tangan kanan, dengan membaca doa-doa seperti berikut ini.:
1) Bismillah 3 kali, A’udzu bi’izzatillahi waqudrtihi min syarri ma ajidu wa uhadzhir 7 kali (HR. Muslim).
2) Allahumma rabbannas adzhibil ba’sa isyfi antasy syafi la syifa-a illa syifauka syifaan la yughadiru saqama. (HR.Bukhari)
Kedua: Jika tidak ada anggota badan tertentu yang dirasa sakit, maka bacalah bacaan ruqyah dari ayat Al-Quran atau Hadis yang sahih. Baca ayat al-Quran yang sering digunakan untuk ruqyah, dengan niat ruqyah. Seperti ayat kursi, dua ayat terakhir surat al-Baqarah, atau surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas, atau ayat lainnya.
Ketiga: Bacalah ruqyah dengan mendekatkan segelas air bersih dimulut kemudian membaca bacaan ruqyah lalu tiupkan ke air. Kemudian air itu diminum oleh orang yang sakit.
Berdasarkan riwayat Abi Ma’syar bahwa Aisyah berpendapat :”Tidak apa-apa bila bacaan ruqyah dibacakan ke air, lalu disiramkan ke orang yang sakit”.( Ibnu Abii Syaibah)
Keempat: Bisa juga dilakukan dengan mencampurkan air dan garam dapur secukupnya, atau juice tujuh daun bidara yang masih segar, kemudian dibacakan surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas. Hal ini pernah dilakukan Rasulullah SAW sebagaimana yang diriwayatkan oleh Thabrani.
Kelima: bacalah bacaan ruqyah, kemudian tiupkanlah ke telapak tangan lalu usapkan ke tubuh. (HR. Bukhari).

Cara Meruqyah Diri Sendiri Sebelum Tidur
Gabungkan dua telapak tangan, lalu bacakan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas, kemudian tiupkan ke kedua telapak tangan. lalu usapkan kedua telapak tangan itu ke seluruh tubuh dimulai dari kepala, wajah dan tubuh bagian depan. Kemudian diulang sampai 3 kali. Ini berdasarkan hadis dari A’isyah RA, yang menceritakan kebiasaan Nabi SAW sebelulm tidur. (HR. Bukhari dan Muslim).

Cara Mencegah Dari Gangguan Makhluk Jahat
Nah bagi kita umat muslim yang tidak ingin diganggu oleh makhluk-makhluk yang jahat maka perbanyaklah membaca Al-Qur’an dan berzikirlah kepada Allah. Karena dengan itu dapat menjaga kita dari setiap gangguan makhluk yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan.

Demikian, semoga bermanfaat!











Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam