Larangan Memilih Pemimpin Non Muslim Berdasarkan Al-Qur'an

Artikel terkait : Larangan Memilih Pemimpin Non Muslim Berdasarkan Al-Qur'an


Pemimpin artinya  orang yang memegang kekuasaan. Dalam islam pemimpin dapat diartikan sebagai seorang  pemimpin yang dapat memimpin rakyatnya dengan baik, melindungi rakyatnya, menolong  dan membantu rakyatnya bahkan yang dapat membawa rakyatnya kejalan yang benar yang diridhai oleh Allah.  Itulah kriteria pemimpin yang dapat kita jadikan sebagai pemimpin.   Seiring dengan akhirnya zaman maka banyak dari kalangan-kalangan non muslim untuk memegang kekuasan umat muslim, bahkan berlomba-lomba untuk menjadi pemimpin orang muslim , dengan misi mereka adalah merebut keimanan orang muslim.  Ini tidak bisa dihindari karena  kita umat muslim hidup berdampingan dengan kaum non muslim,  karena islam mengakui kebebasan setiap manusia untuk memilih agamanya masing-masing, dan tidak ada unsur kepaksaan dalam beragama. Pada masa Rasulullah SAW pun hidupnya dikalangan orang jahiliyah.  namun mereka yang tidak memilih islam sebagai agamanya maka diakhirat kelak mereka akan mempertanggung jawabkan pilihan nya dihadapan Allah SWT. Sebagai umat muslim kita wajib menjaga Negara islam (serambi mekkah) agar terhindar dari tipu daya non muslim.  Pertanyaannya sekarang adalah bolehkah memilih pemimpin non muslim? berikut jawabannya;




Bolehkah Memilih Pemimpin Non Muslim?

Hukum memilih pemimpin non muslim adalah haram. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT Dalam Al-Qur’an Surah Al-Imran Ayat 51 :



Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu), sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”  (QS. Al-Maidah: 51)


Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surah Al-Imran ayat 28:

Artinya: “Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah lah kembalimu. (QS. Al-Imran:28).


Dalam kedua ayat tersebut, dengan tegas  Allah SWT  melarang  umat muslim untuk menjadikan orang kafir sebagai pemimpin. karena dikhawatirkan mereka akan berkhianat dan membuat kerusakan  terhadap umat muslim dengan berbuat dosa di muka bumi. barang siapa yang memilih pemimpin dari golongan orang kafir, maka orang tersebut termasuk kedalam golongan orang kafir. Nauzubillah.

Jadi dalam hal ini, pilihlah orang-orang islam sebagai pemimpinmu, karena orang islam itulah yang lebih baik dipilih sebagai pemimpin yang dapat dipercaya. Karena dalam pandangan Allah seorang mukmin lebih bisa dipercaya dalam  mengemban  amanah, yang dapat menyeru kepada  kebaikan,  menyuruh kepada yang makruf dan menjauhi  segala yang mungkar (amar ma’ruf nahi mungkar).


Demikian Semoga bermanfaat! Pilihlah umat muslim sebagai pemimpin mu…..











Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam