Tata Cara Shalat Istisqa' Yang Diajarkan Rasulullah SAW

Artikel terkait : Tata Cara Shalat Istisqa' Yang Diajarkan Rasulullah SAW



Berbicara tentang istisqa’  sudah pasti  anda terbayang kepada bencana kekeringan, dalam menghadapi bencana kekeringan sebagaimana yang terjadi di beberapa daerah di kawasan  kita, Sungguh Allah telah mengajarkan kepada kita untuk melakukan  sholat Istisqa agar mampu mengatasi bencana kekeringan tersebut.  


Sholat istisqa’(minta Hujan) adalah shalat Suunah dua rakaat yang dilakukan oleh orang-orang muslim pada saat musim kekeringan/kemarau untuk memohon agar diturunkan hujan oleh Allah SWT. Sholat ini dilakukan dilapangan terbuka dan diikutsertakan dengan semua binatang supaya sama-sama  memohon kepada Allah.


Hukum shalat Istisqa'

hukumnya sunnat muakkad  bagi mereka yang terkena musibah kekeringan air untuk kebutuhan hidupnya. 


Waktu Shalat Istisqa'

 Waktu yang paling utama melakukan shalat istisqa’ adalah pada waktu Dhuha sampai waktu Zhuhur sebagaimana shalat Id.


Tempat Shalat Istisqo

Shalat Istisqo  dapat dilakukan di masjid atau di luar masjid. Tetapi Lebih baik dilapangan  terbuka supaya dapat mengajak semua binatang.



Dalil Perintah Saolat Istisqa'

Sebagaimana firman Allah SWT  dalam Alquran surat Hud ayat:52 yang artinya:

” Wahai kaumku, mohon-lah ampun kepada Tuhan kalian, kemudian bertaubat-lah kalian kepada-Nya (Allah SWT),  pasti Dia akan menurun-kan hujan yang sangat lebat atas kalian, dan Dia (Allah SWT) akan menambah-kan kekuatan pada kekuatan kalian. Dan janganlah kalian berpaling dengan berbuat dosa “ .


Berdasarkan contoh dari Rasulullah SAW yang disebutkan dalam hadits Abdullah bin Zaid Radhiyallahu Anhu., ” Baginda Rasulullah SAW pernah pergi (keluar) ke lapangan untuk melaksanakan sholat meminta hujan, beliau kemudian menghadap ke kiblat dan membalik-kan selendang-nya kemudian sholat dua rakaat (sholat istisqa) “ (Muttafaqun ‘Alaih).


Tata Cara Sholat Istisqa'

1. niat




Artinya: ” Saya Niat Salat Sunah Istisqa’ Dua Rakaat (jadi imam/ makmum) Karena Allah Ta’ala” 



 2.  Shalat dilakukan 2 rakaat, sebagaimana Shalat hari raya ‘Ied.  Dari Ibnu Abbas RA. berkata: ” Laksanakanlah pada Istisqo ini seperti hal-nya pada waktu ‘Ied “.

3.  Pada Rakaat pertama takbir sebanyak tujuh kali. Kemudian membaca surat alfatihah lalu disunnahkan untuk membaca surat Al-A’la kemudian ruku’ sujud seperti biasa.

4. Pada  rakaat kedua takbir sebanyak lima kali, kemudian membaca alfatihah, lalu disnunnahkan membaca surat Al-Ghasiyah, kemudian ruku’ sujud seperti biasa.

5. Memberi salam

6. Setelah shalat, diteruskan dengan khutbah dua kali.
7.
Berdoa menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangan setinggi mungkin.

8. Dianjurkan doa Istisqo dibacakan oleh Ahli Bait dan orang shalih

9.Bertawasul dengan amal shaleh

10. Khusus untuk  laki-laki disunnahkan memindahkan dan membalikkan sorbannya.

11. Dianjurkan imam keluar bersama dengan masyarakat.

12. Dianjurkan membawa binatang ternak.


Doa Selesai Shalat Istisqa'

Artinya:

"Segala puji bagi Allah Rabbul ‘alamin yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang merajai hari pembalasan, tidak ada Tuhan selain Allah yang melakukan apa yang Ia kehendaki, ya Allah Engkaulah Allah tidak ada Tuhan selain Engkau, Engkau Mahakaya dan kami orang-orang fakir, turunkanlah pada kami hujan, dan jadikan apa yang Engkau turunkan sebagai kekuatan dan bekal hingga suatu batas yang lama.

Ya Allah, turunkan bagi kami hujan 3x, Ya Allah, turunkan bagi kami hujan   yang menyuburkan, menyejahterakan, bermanfaat, mengalir dari atas ke bawah merata, dan terus-menerus kebaikannya bagi negeri dan penghuninya. Ya Allah pada pegunungan, sawah ladang dan danau-danau. Ya Allah kami beristighfar kepada-Mu, sesungguhnya Engkau penerima ampun, turunkan kepada hujan dari langit yang terus menerus memberikan kebaikan. Ya Allah turunkanlah hujan dan jangan jadikan kami termasuk orang-orang yang putus asa. Ya Allah negeri dan penduduknya mengalami kesulitan, kesengsaraan, kesempitan dan kami tidak mengadu kecuali kepada-Mu. Ya Allah tumbuhkanlah bagi kami tanaman, suburkanlah susu-sus ternak kami, turunkanlah hujan dari keberkahan langit dan tumbuhkanlah tanaman dari keberkahan bumi. Ya Allah angkatlah dari kami kesusahan, kelaparan, dan terbukanya aurat, singkapkan dari kami musibah dan tidak ada yang dapat menyingkapkannya kecuali Engkau


Ya Allah turunkanlah hujan dan tolonglah kami atas musuh. Ya Allah Engkau telah memerintahkan kami untuk berdoa, dan berjanji untuk mengabulkan. Dan kami telah berdoa sebagaimana engkau perintahkan, maka kabulkanlah sebagaimana Engkau telah janjikan. Ya Allah berikanlah anugerah ampunan-Mu atas kesalahan kami, dan kabulkan hujan untuk kami dan kelapangan rezeki.

Semoga bermanfaat! 

 

Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam