Hukum Memakai Behel (Kawat Gigi) Dalam Islam Menurut Pendapat Yang Kuat

Artikel terkait : Hukum Memakai Behel (Kawat Gigi) Dalam Islam Menurut Pendapat Yang Kuat



Memang kecantikan dan keindahan adalah dambaan semua orang. Karena dengan kecantikan dan keindahan, orang akan merasa lebih percaya diri, tetapi kita harus mengetahui bagaimana cara mempercantik diri yang sebenarnya? Pada hakikatnya manusia diciptakan Allah dengan sangat-sangat sempurna, tetapi banyak manusia  tidak pernah mensyukurinya karena mereka  selalu melihat keatas, tidak pernah melihat kebawah. hingga akhirnya banyak cara yang orang  lakukan untuk merubah ciptaan Allah.  Salah satunya adalah dengan memakai behel (gigi kawat). Berikut kami urai penjelasannya.


 
Apakah Memakai Behel (Gigi Kawat) Diperbolehkan Dalam Islam?

Untuk menjawabnya mari kita lihat dalil-dalil beikut:

Berdasarkan  dalil-dalil diatas maka  dapat disimpulkan bahwa:

1.   Hukum merubah ciptaan Allah adalah haram, baik itu mencabut alis, merapikan gigi ataupun mengkawat gigi. karena itu merupakan bujuk rayu setan, dan rasulullah SAW melaknat orang yang melakukan hal tesebut.
2.  Memakai behel (mengkawat gigi) haram hukumnya apabila  berniat untuk memperindah atau mempercantik diri. 
3.  Memakai behel (kawat gigi)  diperbolehkan apabila dalam keadaan mudarat, ingat hanya untuk mereka yang giginya dalam keadaan darurat dan mendesak kebutuhan sehingga mengharuskannya memakai kawat gigi.  Seperti gigi yang ompong atau gingsul, yang perlu diubah karena sulit untuk mengunyah makanan atau agar dapat berbicara dengan fasih, atau cacat pada giginya, atau permasalahan lain yang terkait indikasi kesehatan.


Demikian penjelasan mengenai hukum memakai behel, semoga bermanfaat. Jadilah kita pribadi yang selalu bersyukur kepada Allah, karena Allah tidak memandang rupa yang elok, tetapi Allah memandang hati dan jiwa yang bersih.



Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam