Bahaya Penyakit Hati (Sombong, 'Ujub, Dengki) Dan Cara Mengatasinya

Artikel terkait : Bahaya Penyakit Hati (Sombong, 'Ujub, Dengki) Dan Cara Mengatasinya



Berbicara tentang hati,  Hati (Qalbu) ialah bagian yang sangat terpenting daripada manusia. Hati itu ibarat raja, Otak sebagai ratu dan tubuh sebagai anggota. Apabila rajanya baik maka semua prajuritnya akan ikut baik. Jadi  apabila hati kita baik, maka baik pula seluruh amalan kita.


Rasulullah SAW Bersabda:

“Bahwa dalam diri setiap manusia terdapat segumpal daging, apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya. Gumpalan daging itu adalah hati.” (HR Imam Al-Bukhari)


 Oleh karena itu penyakit hati jauh lebih berbahaya daripada penyakit fisik karena bisa mengakibatkan kesengsaraan di neraka yang abadi.





Berikut Beberapa Penyakit Hati Yang Berbahaya Serta Cara Mengatasinya


1. Sombong

Sombong adalah satu sikap yang menganggap dirinya “ akulah semuanya”dan menganggap rendah orang lain. Allah melarang kita untuk menjadi sombong:

“Janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” [Al Israa’ 37]

Kita tidak boleh sombong karena sehebat apapun kita, kita tetap diciptakan dari air mani yang hina:Saat hidup pun kita membawa beberapa kilogram kotoran di badan kita. Jadi bagaimana mungkin kita masih bersikap sombong? Dan saat matipun kita ditidurkan didalam tanah.


2. ‘Ujub (Kagum akan diri sendiri)

Ujub adalah merasa bangga atau kagum dengan diri kita sendiri. Padahal seharusnya kita tahu bahwa semua nikmat yang kita dapat itu berasal dari Allah.Jika kita mendapat keberhasilan atau pujian dari orang, janganlah ‘ujub. Sebaliknya ucapkan “Alhamdulillah” karena segala puji itu hanya untuk Allah.


3. Iri

Iri hati ialah suatu sifat yang tidak senang akan rizki / rejeki dan nikmat yang didapat oleh orang lain dan cenderung berusaha untuk menyainginya. Iri hati yang diperbolehkan dalam ajaran islam adalah iri dalam hal berbuat kebajikan, seperti iri untuk menjadi pintar agar dapat menyebarkan ilmunya di kemudian hari. Atau iri untuk membelanjakan harta di jalan kebenaran.


“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” [An Nisaa’ 32]


Iri hanya boleh dalam 2 hal. Yaitu dalam hal bersedekah dan ilmu.

Tidak ada iri hati kecuali terhadap dua perkara, yakni seorang yang diberi Allah harta lalu dia belanjakan pada jalan yang benar, dan seorang diberi Allah ilmu dan kebijaksaan lalu dia melaksanakan dan mengajarkannya. (HR. Bukhari)

Jika kita mengagumi milik orang lain, agar terhindar dari iri hendaknya mendoakan mereka agar yang bersangkutan dilimpahi berkah


4. Dengki

Dengki ialah merasa susah jika melihat orang lain senang. Dan merasa senang jika melihat orang lain itu susah. Tidak bosan-bosan  dia berusaha mencelakakan orang yang dia dengki baik dengan lisan, tulisan, atau pun perbuatan. Oleh karena itu Allah menyuruh kita berlindung dari kejahatan orang yang dengki:

“Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.” [Al Falaq 5]


5. Hasut

Hasud ialah salah satu  sifat yang ingin selalu berusaha mempengaruhi orang lain agar amarah orang tersebut meluap dengan tujuan agar dapat memecah belahkan persatuan dan tali persaudaraan agar timbul permusuhan dan kebencian antar sesama.


6. Fitnah

Fitnah adalah suatu kegiatan menjelek-jelekkan, menodai, merusak, menipu, membohongi seseorang agar menimbulkan permusuhan sehingga dapat berkembang menjadi tindakan  kriminal pada orang lain tanpa bukti yang kuat. Ingat, fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.


7. Buruk Sangka

Buruk sangka ialah salah satu sifat yang curiga atau menyangka orang lain berbuat buruk tanpa bukti yang jelas.


8. Khianat

Khianat adalah sikap tidak bertanggungjawab atas amanat atau kepercayaan yang telah diberikan  kepadanya


Berikut ini adalah beberapa obat untuk menyembuhkan penyakit hati  :


1. membaca Alquran dan maknanya

Alquran disebut pula “asysyifa’ (obat hati)  jadi dengan membaca alquran dapat menenangkan hati kita.



2. melakukan sholat malam

Sholat malam adalah waktu yang tepat untuk mengadu isi hati kita kepada Allah. Karena ditengah malam yang sunyi tidak ada orang lain yang mendengar kecuali Allah.




3.Tidak Banyak Bicara

Jangan Terlalu banyak bicara karena dapat membuat hati kita menjadi keras. Berbicaralah yang penting-penting saja.


4. Menjaga Emosi Dan Nafsu

Emosi dapat membuat hidup kita menjadi tidak tenang. Oleh karena itu sebaiknya kita selalu menjaga emosi kita agar tidak menjurus ke penyakit hati.. Salah satu cara untuk melatih emosi dan nafsu kita adalah dengan melakukan ibadah puasa, baik puasa sunah maupun puasa wajib ramadhan.


5. Selalu Mengingat Allah SWT

Beberapa cara untuk dapat selalu mengingat Allah SWT yaitu dengan rajin sholat baik sholat wajib lima waktu, shalat tahajud, sholat dhuha, solat malam, dan lain-lain. Selain itu zikir, doa dan mengaji atau membaca al-qur'an juga dapat menghindarkan kita dari penyakit hati.


6. Berkumpulan Dengan Orang-Orang  Soleh

Apabila kita bergaul dengan orang-orang yang shaleh maka kita akan dibimbing untuk berbuat kebaikan, tetapi  Kalau  kita berteman dengan orang-orang yang penuh dengan penyakit hati maka kitapun akan terjerumus kedalam kesesatan.


Demikian semoga bermanfaat, bersihkan hati anda dengan memperbanyak membaca alquran.



Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam