Bagaimana Wanita Haid Mengetahui Bahwa Dirinya Sudah Suci?

Artikel terkait : Bagaimana Wanita Haid Mengetahui Bahwa Dirinya Sudah Suci?


Haid adalah darah kotor yang keluar dari rahim wanita setiap bulan. Orang yang haid berarti dia sudah berhadas besar dan haram untuk melakukan sholat, puasa, menyentuh quran. Masuk kemesjid dan sebagainya.

Jumlah Hari Haid

Sekurang-kurangnya adalah : sekecup mata ( sehari semalam)

Minimal/normalnya adalah :  7 hari 7 malam

Maksimal/sebanyak-banyaknya adalah : 15 hari 15 malam.

Bagaimana Seorang Wanita Mengetahui Bahwa Dia Sudah Suci?

Berikut beberapa tanda bahwa wanita itu sudah suci dari haid:

1. berhentinya darah haid

2. keringnya lubang vagina

3. keluarnya lendir putih

Jadi seorang wanita dikatakan sudah suci dengan melihat ketiga tanda tersebut. jadi apabila dia melihat lendir putih yang keluar, Maka dia sudah suci dan wajib mandi. Akan tetapi jika yang keluar cairan coklat atau kekuning kuningan pada penghabisan haid maka dia tergolong kedalam haid. Berikut kami urai penjelasannya.


Cairan Kuning Dan Keruh Yang Keluar Setelah Masa Suci


Dalam ilmu fiqh Cairan kuning dan keruh diistilahkan dengan 2 bahasa shufrah dan kudrah.  
Shufrah adalah cairan berwarna  kekuningan, sedangkan Kudrah adalah cairan yang berwarna keruh kehitaman.

Apabila cairan tersebut yang keluar ditengah-tengah masa haid atau bersambung dengan masa haid sebelum masa suci maka cairan tersebut dikatakan sebagai darah haid.


 Hal ini sesuai dengan hadis nabi yang diriwayatkan oleh Aisyah RA:

ketika seorang wanita mendatangi beliau dengan membawa durjah (sesuatu yang digunakan oleh wanita untuk mengetahui masih ada atau tidaknya sisa-sisa darah haid) yang di dalamnya terdapat kapas dengan cairan berwarna kekuningan (shufrah), maka ‘Aisyah berkata kepada wanita tersebut:  “Janganlah kalian tergesa-gesa (untuk bersuci) hingga kalian melihat al-qashshatul baidha (cairan berwarna putih)” (HR. Bukhari)


Jadi apabila cairan tersebut keluar setelah masuk masa suci maka cairan tersebut tidak dianggap sebagai darah haid. 


Hal ini berdasarkan perkataan Ummu ‘Athiyyah  RA:

“Kami tidaklah memperhitungkan cairan berwarna kuning maupun keruh setelah masa suci sedikitpun.” (HR Abu Dawud).


Bagaimana Yang Dikatakan Masa Suci


Yang dikatakan masa suci adalah Misalnya: jumlah maksimal hari haid adalah 15 hari. jadi pada hari ke 7 kita sudah suci dari haid. Kemudian pada hari ke 8 atau 9 keluar lagi cairan kuning atau kecoklat-coklatan, maka itu digolong kedalam haid. Kecuali jika keluar cairan kuning tersebut pada hari ke 16  berarti itu suci bukan haid namanya. Karena dia sudah masuk kedalam masa suci.


Semoga bermanfaat....



Artikel Akidah Islam Lainnya :

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 Akidah Islam